Layanan Sistem Akademik

Pelayanan Akademik Jurusan PMI

Prosedur Pengambilan Mata Kuliah :

  1. Mahasiswa melakukan pembayaran di bank yang ditunjuk sesuai dengan kalender akademik dan dilihat pada selebaran dan pengumuman yang dipasang di sekitar kampus serta di Siakad Mahasiswa.
  2. Setelah mahasiswa membayar UKT di bank, mahasiswa dapat langsung melihat status pembayaran di Siakad Mahasiswa dengan login terlebih dahulu.
  3. Setelah melaksanakan pembayaran, mahasiswa menerima bukti pembayaran UKT.
  4. Simpan baik-baik bukti pembayaran UKT tersebut jika ada masalah dalam registrasi dan saat melakukan aktivitas akademik online.
  5. Mahasiswa melaksanakan UTS dan UAS sesuai kalender akademik.
  6. Melalui internet, mahasiswa dapat memantau perkembangan akademik pada Siakad online, seperti nilai akhir, daftar tawaran mata kuliah/jadwal perkuliahan semester berikutnya, kartu hasil studi (KHS) dan Kartu rencana Studi (KRS).
  7. Jika KHS pada Siakad online telah menunjukkan seluruh nilai akhir setiap mata kuliah yang diambil pada semester lalu, maka mahasiswa dapat segera melakukan pengambilan mata kuliah.
  8. Mahasiswa dapat mengambil mata kuliah sementara sesuai dengan jumlah SKS yang bisa diambil jika ada nilai yang belum masuk. Setelah nilai semua mata kuliah sudah lengkap, maka mahasiswa dapat mengambil kekurangan SKS yang masih dapat diambil.
  9. Mahasiswa agar tidak melakukan pencetakan KRS dan Pembimbingan Akademik jika nilai akhir seluruh mata kuliah belum didapat atau belum lengkap, Karena batas SKS yang akan diambil tidak maksimal.
  10. Jika pada sampai batas tertentu nilai belum masuk KHS, mahasiswa segera menghubungi dosen pengampu mata kuliah tersebut.
  11. Perubahan pengambilan mata kuliah dapat dilakukan oleh mahasiswa selama KRS belum disetujui oleh dosen pembimbing akademik dan masih dalam masa revisi KRS yang dijadwalkan.
  12. KHS dapat diperoleh di dosen pembimbing akademik.
  13. Sesuai jadwal, mahasiswa melakukan bimbingan/konsultasi akademik ke dosen pembimbing akademiknya masing-masing dengan membawa cetak Kartu Rencana Studi (KRS) yang dicetak sendiri melalui siakad online.
  14. Diharapkan proses konsultasi/bimbingan akademik dapat dilakukan secara interaktif antara mahasiswa dan dosen PA di kampus. Jika hal ini tidak dapat dilakukan, dosen PA dapat melakukan bimbingan akademik dengan cara tersendiri, mahasiswa dipersilakan menghubungi dosen PA nya masing-masing.
  15. Melalui Siakad online, dosen PA dapat melakukan pemantauan perkembangan akademik secara menyeluruh pada setiap mahasiswa yang menjadi bimbingannya.
  16. Jika telah terjadi kesepakatan atara dosen PA dan mahasiswa tentang KRS yang diprogram, dosen PA melakukan persetujuan melalui Siakad online. Selanjutnya, baik dosen PA maupun mahasiswa tidak dapat melakukan perubahan KRS lagi. Namun, jika diperlukan perubahan KRS, dosen PA dipersilakan menghubungi langsung pihak Pusat Informasi Akademik (dalam jadwal KRS yang sudah ditentukan).
  17. Jika tidak ada perubahan KRS oleh dosen PA, cetak KRS sementara yang telah dicetak sendiri oleh mahasiswa sebelumnya dicopy rangkap 2 dengan ditandatangani oleh dosen PA yang bersangkutan, selanjutnya dibawa ke Bagian Akademik untuk distempel dan satu lembar diserahkan ke Bagian Akademik beserta 2 buah pas foto resmi.
  18. Jika ada perubahan KRS oleh dosen PA, mahasiswa dapat meminta petugas Bagian Akademik untuk mencetak KRS kembali. Selanjutnya kembali ke dosen PA untuk meminta tandatangan lembar KRS dan membawa kembali ke petugas Bagian Akademik untuk distempel dan satu lembar diserahkan ke Bagian Akademik.
  19. Setelah KRS disetujui oleh dosen PA, mahasiswa dapat mengakses siakad online untuk melihat jadwal dan presensi perkuliahan yang diikutinya sesuai KRS.
  20. Mahasiswa siap mengikuti perkuliahan.