PROFIL

Perkembangan dunia ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin maju mendorong para ilmuwan Islam terutama PTKIN untuk terus mengembangkan kelembagaannya. Tidak ketinggalan pula para ilmuwan, tokoh dan aktivis dakwah Islam juga tertantang untuk mengembangkan lembaga keilmuan dakwah yang responsif terhadap setiap perkembangan dan perubahan kemajuan masyarakat beragama, khususnya ummat Islam.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 143 Tahun 2014 tertanggal 17 Oktober 2014, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Salatiga beralih bentuk menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga. Bersamaan dengan perubahan bentuk tersebut Fakultas Dakwah IAIN Salatiga secara legal formal terbentuk dengan 1 (satu) Jurusan, yaitu Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Yang kemudian di tahun 2015 atas dikeluarkanya surat Nomor 2554 Tahun 2015 oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, maka Jurusan PMI ini resmi di buka, namun belum menerima mahasiswa baru di tahun 2015, yang kemudian di tahun 2016 baru menerima mahasiswa baru.

Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) sebagai program studi unggulan pada Fakultas Dakwah IAIN Salatiga. Yang memusatkan kajiannya pada dakwah bi ahsan ’amal berupa tathwir (community development), bukan pada dakwah bi al-qawl.

Jurusan PMI mengembangkan ilmu community development dengan pendekatan wahyu (istinbath), interdisipliner (iqtibas), dan kajian social (istiqra). Tidak menganut dikhotomi ilmu agama-ilmu umum melainkan justeru memandang ilmu-ilmu tersebut sebagai suatu entitas yang integrated dan integral. Secara demikian, jurusan PMI mencoba mencetak sarjana dakwah pengembangan masyarakat yang beriman, modern, dan bersaing. Sarjana PMI diproyeksikan untuk menjadi ahli dakwah bidang pengembangan sumberdaya manusia, sumberdaya lingkungan, dan sumberdaya ekonomi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *